trigonews.com Hacker Silent Assassin Minta KPK Audit Anggaran Website DPR

20 Mei 2011

Hacker Silent Assassin Minta KPK Audit Anggaran Website DPR

Posted on 11.33 by Unknown

Rentan situs pelat merah dibobol memang bukan isapan jempol belaka. Situs yang dibobol itu bisa ditelanjangi informasi yang dikandung dalam server. Celakanya, pemerintah menyimpan informasi di server
jakarta, 20/05/2011
WARNING yang dikemukakan pakar teknologi informasi (TI) Onno W Purbo itu akhirnya menjadi kenyataan. Belum lama berselang, hacker meretas situs resmi kepolisian yang beralamat di www.polri.go.id. Pengunjung diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html yang berisi gambar dua orang mengangkat bendera di atas bukit. Kemudian muncul tulisan berwarna hitam dengan seruan jihad.

Laman resmi Kepolisian RI kini berstatus ‘under construction’ setelah diretas sejak Senin siang kemarin, 16 Mei 2011. ”Konten sedang dipelajari oleh tim kami, memang sementara tidak dioperasionalkan dulu,” ujar Kepala Biro Penerangan Umum Markas Besar Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar.

Perusakan laman resmi Polri itu dikategorikan kejahatan dunia maya atau cyber crime. Kini penyidik kepolisian masih menyelidiki kasus yang tergolong kejahatan antar negara atau trans nasional ini. “Mereka merusak sistem informasi situs Polri secara ilegal. Bisa saja pelakunya bukan berada di Indonesia,” kata dia.

Ancaman hukuman bagi peretas Situs Polri ini adalah 8 tahun penjara, sesuai pasal 30 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU Nomor 11 Tahun 2008). Pasal tersebut menyatakan, setiap orang tanpa hak secara melawan hukum menerobos sistem jaringan elektronik, mengakibatkan suatu pelanggaran hukum.

Selain situs resmi Polri, para hacker juga mengusili situs resmi milik pemerintah milik Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Dalam situs resmi LemhaNnas itu, di dalamnya terselip sebuah laman yang isinya tidak berhubungan dengan Lemhannas.

Halaman utama situs Lemhannas di alamat http://www.lemhannas.go.id/index_hack.html bisa diakses secara normal. Tetapi pada bagian tertentu, di sisipi kritikan bertuliskan.

“Pembobol web polri mau di buron? kapan majunya negri ini ? Berdayakan org2 seperti itu !!! bukan di uber seperti maling !!! setidak nya dengan begitu kalian tau kelemahan nya !!! bagaimana klw di bobol orang luar yg tidak bertanggung jawab !!!

WOW web dpr menghabiskan dana milyaran ?? bapak KPK yg terhormat tolong di audit tuh !!!
web tak sekelas facebook or twitter yg di access dunia setiap hari kok sampai milyaran biaya pembuatan nya !!!




NOTE to roy suryo: Rendah kan Hati Elok Berbudi Belum Bertaji Usah Kau Berkokok”

Selain menampilkan pesan teks bernuansa kritikan kepada Polri, dan DPR, di dalam situs tersebut juga menampilkan sebuah gambar sayap malaikat berwarna putih dengan lingkaran menyerupai cincin di tengahnya.

Belum jelas siapa hacker yang menyerang situs ini, namun si hacker menyebut dirinya sebagai silent assassin. “I am The silent assassin Nothing Impossible in This World even Nobody`s Perfect. Hacking Is Art,” tulisnya di baian bawah laman tersebut.

Belum jelas apa motif melakukan aksi ini, hingga kini halaman asing tersebut masih bernaung di bawah situs beralamat www.Lemhannas.go.id itu.

■ Indra Maliara

No Response to "Hacker Silent Assassin Minta KPK Audit Anggaran Website DPR"

Leave A Reply

Pengikut